Training Ahli K3 – HSE Consultant – Konsultan ISO – NEBOSH Indonesia

Inhouse Peralatan dan Ketertelusuran Metrologi - PT Cargill Indonesia Gresik

Inhouse Peralatan dan Ketertelusuran Metrologi – PT Cargill Indonesia Gresik

Alhamdulillah, Phitagoras Training and Consulting mendapatkan kepercayaan untuk memberikan Inhouse Peralatan dan Ketertelusuran Metrologi – PT Cargill Indonesia Gresik training berlangsung pada, 05 – 06 Oktober 2022.

Kalibrasi yang merupakan unsur penting metrologi dalam ISO/IEC Guide 99:2007 didefinisikan sebagai kegiatan yang dalam kondisi tertentu, pada tahap pertama, menetapkan hubungan antara nilai besaran dan ketidakpastian pengukuran yang diberikan oleh standar pengukuran dan penunjukan terkait dengan ketidakpastian pengukurannya, dan pada tahap kedua, menggunakan informasi ini untuk menetapkan sebuah hubungan untuk memperoleh hasil pengukuran berdasarkan suatu penunjukan.

Melalui bidang Diklat Badan Standardisasi Nasional (BSN), pada tanggal 20 hingga 21 April 2011 bertempat di Labkesda Prov. DKI Jakarta diselenggarakan pelatihan In House Training Prinsip – Prinsip Kalibrasi dan Ketertelusuran Pengukuran. Pelatihan yang dihadiri oleh 15 orang peserta terselenggara atas kerjasama antara bidang diklat BSN dan Labkesda Prov. DKI Jakarta bertujuan untuk meningkatkan kompetensi personel laboratoriumnya. Dalam pelatihan tersebut dipandu oleh 2 orang instruktur, yaitu Renanta Hayu Kresiani, Kepala Laboratorium Massa dan Turunan Massa Puslit KIM LIPI pada hari pertama, serta Donny Purnomo, Kepala Bidang Akreditasi Laboratorium Kalibrasi Komite Akreditasi Nasional (KAN), pada hari kedua pelatihan.

Pada hari pertama pelatihan disampaikan mengenai review persyaratan SNI ISO/IEC 17025:2008 terkait ketertelusuran pengukuran kemudian dilanjutkan pembahasan materi kalibrasi dan ketertelusuran pengukuran. Kalibrasi yaitu menentukan hubungan antara nilai yang ditunjukan oleh alat ukur atau sistem pengukuran atau bahan ukur atau bahan acuan (dalam kondisi tertentu) dengan nilai yang direalisasikan oleh standar.

Dalam presentasinya dijelaskan bahwa hasil kalibrasi dapat berupa penetapan nilai besaran ukur atau penetapan koreksi yang berkaitan dengan penunjukan alat ukur. Kalibrasi dapat juga menetapkan sifat metrologis lainnya, termasuk efek dari besaran berpengaruh. Hasil kalibrasi tersebut biasanya direkam dalam dokumen yang sering disebut dengan sertifikat kalibrasi.

Terkait masalah kalibrasi disampaikan Renanta bahwa suatu alat ukur perlu dikalibrasi untuk menjaga keakuratan dalam pengukuran namun untuk masalah kapan harus dilakukan kalibrasi ulang dapat ditentukan sendiri oleh yang mempunyai alat ukur tersebut karena yang memiliki alat tersebut adalah yang paling tahu kondisi dari alat ukurnya.

Ketertelusuran pengukuran dapat didefinisikan sebagai sifat dari hasil pengukuran atau nilai dari standar yang dapat dihubungkan ke acuan tertentu, biasanya standar nasional atau internasional melalui rantai perbandingan yang tak terputus dimana semuanya mempunyai ketidakpastian tertentu. Dalam paparannya juga disampaikan mengenai elemen-elemen ketertelusuran pengukuran, yaitu suatu rantai perbandingan yang tak terputus, ketidakpastian pengukuran, dokumentasi, kompetensi, mengacu ke satuan SI, serta rekalibrasi.

Ketertelusuran dimulai dengan rantai perbandingan tak terputus berawal dari standar pengukuran nasional, internasional, atau standar pengukuran intrinsik. Ketidakpastian pengukuran setiap langkah dalam rantai ketertelusuran harus dihitung sesuai dengan metode terdefinisi dan harus dinyatakan pada setiap langkah sehingga ketidakpastian total dari seluruh rantai dapat diperhitungkan. Setiap langkah dalam rantai tersebut harus dilakukan sesuai dengan prosedur yang terdokumentasi dan diketahui secara umum serta hasilnya harus didokumentasikan, misalnya dalam laporan kalibrasi atau pengujian. Kalibrasi harus diulangi pada interval yang memadai sehingga ketertelusuran standar tersebut dapat terjaga.

Pada hari kedua pelatihan lebih difokuskan pada studi kasus yang terkait dengan prinsip-prinsip kalibrasi dan ketertelusuran pengukuran. Dalam studi kasus tersebut membahas mengenai analisis data kalibrasi timbangan elektronik serta kalibrasi anak timbangan metoda perbandingan langsung berikut cara-cara perhitungannya.

Dengan diadakannya pelatihan tersebut peserta dapat merasakan manfaat dan adanya pencerahan terkait masalah kalibrasi dan ketertelusuran pengukuran yang kemudian dapat diterapkan pada pekerjaan setiap personel. (fad)

Terimakasih kepada para peserta atas kepercayaannya telah memililh Phitagoras Training and Consulting, Dalam Acara Inhouse Peralatan dan Ketertelusuran Metrologi – PT Cargill Indonesia Gresik, Semoga pelatihan yang telah di jalankan mendapatkan hal yang baik dan dapat mengembangkan kinerja pekerja.



Butuh Bantuan? Klik Disini Inhouse Peralatan dan Ketertelusuran Metrologi – PT Cargill Indonesia Gresik

Kami hadir untuk membantu Anda. Silahkan chat dengan salah satu Account Executive Kami

Account Executive

Fara - Head Office

Online

Account Executive

Laras - Head Office

Online

Account Executive

Nina - Head Office

Online

Account Executive

Aulia - Head Office

Online

Account Executive

Annisa - Head Office

Online

Account Executive

Khrisna - Head Office

Online

Account Executive

Shofi - Head Office

Online

Fara - Head OfficeInformasikan Kebutuhan Training Anda

Hello, ada yang bisa Kami bantu untuk Anda? 00.00

Laras - Head OfficeKomunikasikan Kebutuhan Anda Disini

Halo, Ada yang bisa saya bantu? 00.00

Nina - Head OfficeKomunikasikan Kebutuhan Anda Disini

Halo, Ada yang bisa saya bantu? 00.00

Aulia - Head Office Chat kami untuk kebutuhan anda

Hallo, Ada yang bisa saya bantu? 00.00

Annisa - Head OfficeChat kami untuk kebutuhan anda

Hallo, Ada yang bisa saya bantu? 00.00

Khrisna - Head OfficePaparkan Kebutuhan Training Anda Sekarang Juga!

Hello, ada yang bisa Kami bantu untuk Anda ? 00.00

Shofi - Head OfficePaparkan Kebutuhan Training Anda Sekarang Juga!

Hello, ada yang bisa Kami bantu untuk Anda ? 00.00